JAJARAN

Polri Bongkar Peredaran 12 Ton Minyak Goreng Tanpa Izin di Jateng

 

Jajaran kepolisian melalui Polda Jawa Tengah (Jateng) berhasil mengungkap peredaran minyak goreng kemasan tanpa izin. Dalam pengungkapan tersebut, Polri mengamankan tujuh orang tersangka bersama barang bukti 14 ribu liter atau 12 ton minyak goreng siap jual. Modus penjualan yang digunakan tersangka adalah pembelian langsung pada distributor minyak, kemudian mengganti nama kemasan dan dijual ke pasaran dengan harga lebih tinggi.
Atas perbuatannya para pelaku dijerat dengan Pasal 8 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen serta pasal 144 UU RI No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp 2 Miliar. “Hal ini selaras dengan kebijakan Kapolri untuk mengawal kebijakan pemerintah dalam pencegahan terjadinya penyalahgunaan peredaran migor di tengah masyarakat,” ujar Kapolda Jateng Irjen Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.St.Mk., S.H., di Mapolresta Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (31/5).

Related Posts