SATRESKRIM

Chikungunya di Desa Maos Kidul Kecamatan Maos terdeteksi

Tribratanews.cilacap.jateng.polri.go.id, Reskrim – Hasil Penyelidikan Epidemiologis yang dilakukan Dinas Kesehatan Cilacap menyebutkan jika penyebaran Chikungunya di Desa Maos Kidul Kecamatan Maos terdeteksi sejak akhir bulan Februari lalu. Dari penyebaran tersebut, sudah ada belasan warga yang tediagnosa Chikungunya. Untuk penangulangan dan mencegah penyebarannya, Dinkes meminta agar warga melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara berkala.

Kepala Dinas Kesehatan Cilacap Pramesti Griana Dewi menyampaikan, perlu adanya kerjasama dalam menangani Chikungunya di lingkungan masarakat terutama di wilayah penyebaran harus diantisipasi dengan penerapan PSN.

Terlebih, menurutnya dari hasil penyelidikan epidemiologis pada akhir bulan Februari lalu, ada sebanyak 18 warga di empat RT di Desa Maos Kidul terdiagnosa Chikungunya.

“Kalau bisa semuanya bareng ya bisa teratasi, kita sudah lakukan fogging dan mengedukasi masyarakat untuk tetap PSN, karena penata laksananya seperti DBD yaitu fogging dan PSN,” ujarnya, Rabu (10/03)

Labih lanjut Ia menjelaskan, meskipun virus Chikungunya tidak fatal seperti demam berdarah dengue (DBD), namun penularan visrusnya sama, yakni melalui nyamuk.

“Chikungunya tidak fatal, tidak seperti DBD, virusnya hampir sama, Kalau DBD bisa menyebabkan pendarahan sampai ada yang meninggal. Tapi kalau Chikungunya insyaalloh sejauh ini tidak berakibat fatal,” jelasnya.

Penulis : Briptu Hendro Setiyono
Sat Reskrim
Polres Cilacap
Polda Jateng

Related Posts